Genting Online Gambling_Online sports betting_Football betting company

  • 时间:
  • 浏览:0

MMMalaysia Gambling Networkalaysia Gambling Networkalaysia Gambling Networkaktivitas aruMalaysia Gambling Networkng jeram di Sungai Batang Tarusan bisa kamu mulai dari Desa Taratak yang berjarak 20 menit dari Jalan Lintas Padang-Painan. Sungai ini cukup aman bagi pemula, karena memiliki tingkat kesulitan grade 2+ sampai 3, dengan debit air yang stabil pada musim kemarau. Tapi, tingkat kesulitannya mencapai grade 4+ saat musim penghujan, jadi kamu mesti ekstra hati-hati, apalagi sungai ini memiliki jeram-jeram besar yang bisa membuat perahumu terbalik.

Tingkatan jeram sungai ini berada di grade 3 sampai 5, tapi di musim penghujan tingkat kesulitannya bisa mencapai grade 6. Makanya, sungai ini sering digunakan sebagai tempat latihan tim arung jeram. Untuk menyelesaikan rute, kamu harus menempuh waktu setidaknya 5 jam. Gak cuma berarung jeram, ada pula air terjun di sekitar sungai yang masing-masing memiliki ketinggian 70 meter dan 90 meter. Kalo beruntung, kamu juga bisa berpapasan dengan yaki, monyet khas Sulawesi, dan tarsius, satwa imut pemakan serangga yang bermata mirip burung hantu.

Sungai Asahan yang terletak di Sumatera Utara ini adalah sungai yang menantang untuk berarung jeram. Tingkat kesulitan yang mencapai grade 4-5 membuat sungai ini sering dijadikan sebagai tempat pertandingan arung jeram tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, Sungai Asahan disebut-sebut sebagai tempat berarung jeram terbaik ketiga di dunia, setelah Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat.

Nah, Sungai Citarik gak cuma menawarkan jeram berbatu-batu yang menantang. Kamu juga bisa menikmati sejumlah air terjun di beberapa titik sepanjang rute jeram.

Nah, kalo sebelumnya Hipwee sudah mengulas diving spot paling keren yang ada di Indonesia, ini dia beberapa sungai terbaik yang bisa kamu jajal untuk berarung jeram.

Selain menjamahi Bunaken, kamu juga wajib menjajal berarung jeram di Sungai Nimanga saat berkunjung ke Sulawesi Utara. Sungai yang terletak di Desa Timbukar, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara ini bakal memberikan pengalaman rafting yang seru dan berbeda. Sungai ini bisa kamu capai dengan menempuh perjalanan selama 3 jam dari Manado.

Kamu yang masih pemula bisa mengarungi Sungai Alas mulai dari Muarasitulan di Kota Kutacane sampai Kota Gelombang. Sementara kamu yang sudah lihai bisa menjajal rute mulai dari Angusan. Kamu akan disuguhi pemandangan alami yang indah di sepanjang sungai, bahkan bisa berpapasan dengan satwa liar yang sedang minum di tepi sungai.

Sungai Citarik yang terletak di Taman Nasional Gunung Halimun, Cikadang, Sukabumi, Jawa Barat ini adalah salah satu lokasi rafting favorit, sehingga selalu ramai dikunjungi setiap akhir pekan. Sungai dengan grade 3 ini menawarkan sejumlah rute. Ada yang waktunya 1 jam dengan jarak tempuh 5 km, ada juga yang berjarak 17 km dan membutuhkan waktu 4 jam.

Di Desa Blondo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ada Sungai Elo yang gak boleh dilewatkan para penikmat rafting. Letaknya yang gak jauh dari Candi Borobudur bisa kamu tempuh sekitar 40 menit dari Yogyakarta. Jeram di sini cukup ramah bagi pemula, tapi kamu tetap harus waspada karena arusnya terkenal deras.

Berarung jeram menantang nyali? Siapa takut? Buat penggemar rafting atau arung jeram, sungai berarus deras adalah tantangan yang harus ditaklukkan. Kamu patut senang, karena Indonesia memiliki sejumlah sungai yang patut disusuri dengan perahu karet. Walau sekarang sedang musim hujan dan banyak sungai yang meluap sebagai akibatnya, informasi berharga dalam artikel ini bisa kamu simpan untuk kamu coba saat musim arung jeram yang berikutnya tiba.

Aceh memiliki salah satu lokasi arung jeram yang menantang bernama Sungai Alas. Aliran sungai ini membelah Taman Nasional Gunung Leuser, NAD. Dengan grade 3-4, Sungai Alas gak cuma memiliki arus yang deras, tapi juga belokan-belokan tajam yang memacu adrenalin.

Sungai Ayung merupakan sungai terpanjang di Bali, dengan panjang jalur arung jeram mencapai 12 kilometer. Kamu bisa mulai berarung jeram dari daerah Payangan dan berakhir di Desa Kedewatan dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Dengan grade kesulitan 2 sampai 3, sungai ini cocok dijamahi pemula. Yang menarik, kamu bisa melihat pahatan-pahatan tebing karya seniman Ubud di beberapa titik.

Itu dia sejumlah lokasi menantang untuk berarung jeram. Jangan dilewatkan kalo kamu kebetulan mendatangi salah satu daerah di atas. Nah, apa kamu punya lokasi rafting seru yang bisa kamu rekomendasikan ke pembaca? Taruh aja langsung di kolom komentar!

Di Kalimantan Tengah, ada Sungai Lamandau yang pas untuk berolahraga rafting. Terletak Desa Riam Tinggi, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, sungai berukuran lebar ini akan membawamu membelah belantara Kalimantan yang kiri-kanannya ditumbuhi pepohonan besar dan menjulang serta hutan tropis yang lebat. Yang jelas, pengalaman berarung jeram di sini pasti akan sangat berbeda dari arung jeram yang lainnya.

Untuk menyelesaikan rute arung jeram Sungai Elo, dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam dengan kedalaman air dan tingkat jeram yang berbeda-beda. Suasana alam yang sejuk ditambah arus yang menantang bikin kamu gak perlu berpikir dua kali untuk menjajal rafting di sini.

Dengan titik start dari Desa Tangga, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kamu mesti menyusuri sungai yang berarus deras dan medan yang sulit sejauh 22 kilometer. Gimana, tertantang untuk menjajal?