Football betting rebate_Online casino games_Baccarat glass

  • 时间:
  • 浏览:0

Lottery Lottery AppappbLottery AppLottery AppulaLottery Appn Ramadan itu menyenangkan. Hampir setiap pinggiran jalan terdapat penjual takjil berjejeran. Momen langka ini hanya terjadi di bulan tersebut. Ada pun ibadah khusus yang ada di bulan ini. Salat tarawih dan puasa 30 hari penuh. Nikmatnya menahan lapar seharian membuat kita belajar makna bersyukur. Tidak banyak orang yang bisa hidup berkecukupan. Ada yang makan nasi  sebungkus dibagi berlima. Ada yang makan nasi dengan lauk garam, ada pula mereka yang minum air putih sudah cukup bahagia. Sedihnya, masih banyak yang tidak sempat makan. Hidupnya penuh kesengsaraan, tapi amalnya tetap berjalan.

Sejatinya, melakukan kebaikan harus dilakukan pada bulan apa pun, tidak hanya di bulan ini saja. Semoga, segala kebajikan yang dikerjakan akan menjadi kebiasaan. Kita tak tahu amal mana yang diterima, intinya ikhlas ibadah saja. Jangan hiasi Ramadan dengan kemaksiatan. Jadilan hamba yang patuh dengan perintah Tuhan.

Kita hanyalah makhluk Tuhan yang tidak dipenuhi kesempurnaan. Sudah selayaknya kita saling memaafkan. Allah yang penuh keagungan saja, mau memaafkan hamba-Nya. Bukankah egois, jikalau di bulan ini, kita malah menyimpan dendam. Sudahlah, maafkan dia yang pernah membuatku kesakitan. Tak usah membalasnya dengan perilaku yang sama. Jangan samakan kamu dengannya. Lalu, untuk orang yang punya kesalahan, segeralah meminta maaf. Kita tidak tahu, kapan ajal akan menjemput. Kematian itu penuh kerahasiaan. Segeralah tobat sebelum datang kiamat.

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Tidak terasa ya, sekarang telah menginjak bulan Ramadan, bulan suci yang penuh ampunan. Bulan ini identik dengan ibadah yang digandakan pahalanya. Maka dari itu, tidak heran bilamana orang-orang berlomba melakukan kebaikan. Bulan ini merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriyah. Semua umat bersuka cita menyambutnya, khususnya kaum muslimin. 

Dari sini kita belajar untuk menghargai sesuap nasi dari apa yang kita makan. Masih banyak yang hidupnya kekurangan, tetapi rasa syukurnya luar biasa. Jadi, apa kamu masih mau membuang makanan? Jangan diulangi lagi, ya! Berikan pada mereka yang membutuhkan. Untuk itu, jangan pernah mengeluh ketika berpuasa. Lapar, lemas dan yang lainnya, ini belum seberapa, mereka lebih sering merasakan itu. Kamu bisa memaknai Ramadan untuk berbagi.  Kamu bisa membayangkan, betapa bahagianya mereka bisa memakan satu butir nasi. Terlihat jelas senyumnya yang mengembang, seakan hidupnya tidak punya beban. Selain hal tersebut, bulan ini identik dengan memaafkan. Ingat, kawan, tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Manusia tidak sesempurna malaikat yang tidak pernah bermaksiat.  Bukan pula sejahat jin yang telah dilaknat.