Empat Proyek Integrasi Transportasi Jabodetabek Diresmikan, Ini Daftarny「betvicor」a

  • 时间:
  • 浏览:0

BbbbetvicoretvicobetvicorRetvicorbetvicoraca juga: Desain JPM Dukuh Atas, Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda

Baca juga: Haruskah Subsidi Integrasi Jaklingko Mahal?

Pada fase pertama, PT JakLinko telah menghasilkan kartu dan aplikasi JakLinko yang telah diujicobakan secara terbatas pada Agustus 2021 di Kereta Api Commuter, MRT Jakarta, Transjakarta dan LRT Jakarta.

Pembangunan JPM bertema "Serambi Temu Dukuh Atas" ini ditargetkan rampung bersamaan dengan rencana beroperasinya LRT Jabodebek pada Juni 2022.

"Semoga setelah selesai maka konektivitas ticketing pembayaran moda transportasi di Jakarta ini bisa lebih mudah karena saling terintegrasi," katanya.

Proyek integrasi tiket dilakukan dalam tiga fase kegiatan, dikerjakan oleh PT JakLinko Indonesia yang merupakan perusahan patungan antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), PT MRT (Perseroda), PT Transjakarta (Perseroda) dan PT Jakarta Propertindo (Perseroda).

Selanjutnya untuk proyek kedua, yaitu pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas dan revitalisasi Stasiun Sudirman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat proyek terkait integrasi transportasi Jabodetabek  diresmikan hari ini, Rabu (29/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Pencananagan kartu dan aplikasi JakLinko itu menandai terselesaikannya fase pertama dari tiga fase kegiatan yang kita namankan dengan central clearing house sysytem," ujar Tuhiyat.

Fase ketiga, JakLinko juga tengah mengerjakan Account Based Ticketing yang ditargetkan selesai Agustus 2022.

Fase kedua, JakLinko akan menyelesaikan proyek Mobility as a Servive (MAAS) dan ditargetkan rampung pada Maret 2022.

Direktur Utama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) Tuhiyat mengatakan, proyek integrasi tersebut adalah, pertama integrasi pertiketan dan tarif integrasi di Jabodetabek.